Pantai Sukamaju Indah di Bandar Lampung memiliki potensi ekowisata pesisir yang besar namun menghadapi kendala akumulasi sampah laut, degradasi mangrove, dan perairan berlumpur. Penelitian ini merumuskan perencanaan lanskap yang mengintegrasikan fungsi konservasi dan rekreasi melalui metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis Indeks Kesesuaian Wisata (IKW) sebesar 65,48 persen mengarahkan pengembangan pada rekreasi pasif dengan kapasitas pengunjung maksimal 780 orang/hari. Visi "Ekowisata sebagai Pemulihan Lingkungan" diimplementasikan melalui sistem elevated boardwalk dan Integrated Waste Management berbasis infrastruktur trash rack. Pengembangan ini juga memprioritaskan penyediaan jalur interpretasi dan fasilitas edukasi pesisir untuk meningkatkan kesadaran lingkungan pengunjung. Hasil akhirnya berupa masterplan yang selaras dengan pemberdayaan masyarakat dan kebijakan tata ruang daerah untuk mewujudkan kawasan pesisir yang berkelanjutan.