(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Perencanaan Jaringan 5G New Radio dengan Metode Dynamic Spectrum Sharing pada Area Urban Kota Bandar Lampung


Perencanaan jaringan 5G New Radio (NR) dengan metode Dynamic Spectrum Sharing (DSS) pada area urban Kota Bandar Lampung menggunakan frekuensi 1800 MHz merupakan salah satu langkah implementasi teknologi 5G di tengah terbatasnya ketersediaan spektrum frekuensi. Penelitian ini berfokus pada penentuan teknologi yang paling optimal antara 4G LTE murni, 5G NR murni, dan kombinasi 4G/5G menggunakan metode DSS. Pendekatan yang digunakan dalam perencanaan ini meliputi capacity planning dan coverage planning dengan mengimplementasikan model propagasi Urban Macro (UMa) yang mengacu pada standardisasi 3GPP TR 38.901. Simulasi jaringan dilakukan menggunakan software Atoll 3.4.0 pada area urban yang mencakup wilayah Kecamatan Tanjung Karang Timur, Teluk Betung Utara, Tanjung Karang Pusat, dan Enggal. Parameter radio frekuensi yang digunakan sebagai tolak ukur performa dan kelayakan jaringan adalah SS-RSRP, SS-SINR, dan data rate (Throughput). Hasil perhitungan menunjukkan kebutuhan jumlah site existing sebanyak 9 gNodeB untuk coverage planning dan 21 gNodeB untuk capacity planning dengan estimasi densitas pengguna sebesar 2470 user/km² pada jam sibuk. Berdasarkan hasil simulasi, teknologi 5G NR murni tanpa menggunakan teknik DSS menghasilkan performa paling unggul dan optimal di antara ketiga skenario. Pada perencanaan berbasis capacity, skenario 5G murni mencatatkan nilai rata-rata SS- SINR tertinggi sebesar 12,67 dB (kategori Baik) dan rata-rata data rate mencapai 152,77 Mbps. Sementara pada perencanaan berbasis coverage, skenario 5G murni tetap konsisten memberikan kekuatan sinyal terbaik dengan nilai rata-rata SS-RSRP sebesar -73,81 dBm, kualitas sinyal SS-SINR sebesar 11,42 dB, dan data rate sebesar 133,98 Mbps. Hasil analisis membuktikan bahwa meskipun metode DSS menawarkan fleksibilitas pemanfaatan spektrum frekuensi yang sama secara dinamis, terdapat trade-off berupa pembagian sumber daya (resource sharing) yang membatasi potensi throughput maksimal. Oleh karena itu, implementasi jaringan 5G NR secara mandiri (standalone/murni) direkomendasikan sebagai solusi jangka panjang yang paling efektif untuk pengadaan jaringan awal di Kota Bandar Lampung.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606250125

Keyword
4G LTE 5G New Radio Dynamic Spectrum Sharing SS-RSRP SS-SINR