Perubahan Tutupan Lahan dan Peningkatan Runoff terhadap Potensi Banjir: Kelurahan Sukarame Baru Tahun 2012 dan 2025
Perkembangan wilayah perkotaan yang ditandai dengan peningkatan lahan terbangun dapat menyebabkan peningkatan limpasan permukaan, sehingga berpotensi menimbulkan genangan dan banjir. Kelurahan Sukarame Baru merupakan wilayah yang mengalami perubahan tutupan lahan cukup signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan tutupan lahan, menghitung dan membandingkan limpasan permukaan, serta menganalisis keterkaitannya terhadap potensi banjir. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan metode rasional untuk menghitung debit limpasan tahun 2012 dan 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan lahan terbangun diikuti dengan peningkatan limpasan permukaan. Lahan terbangun meningkat sebesar 4.062 m^3/detik dan lahan non-terbangun sebesar 3.536 m^3/detik. Nilai ΔQ menunjukkan adanya peningkatan limpasan di wilayah penelitian. Dengan demikian, perubahan tutupan lahan berkontribusi terhadap peningkatan limpasan permukaan dan potensi banjir. Evaluasi berdasarkan konsep Zero Delta Q Policy menunjukkan bahwa kondisi limpasan belum memenuhi prinsip tersebut.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606250098
Keyword
tutupan lahan guna lahan limpasan permukaan potensi banjir metode rasional Zero Delta Q Policy