MODEL MATEMATIKA RESISTENSI BAKTERI TERHADAP CIPROFLOXACIN (STUDI KASUS: DEMAM TIFOID INFEKSI BAKTERI SALMONELLA TYPHI)
Demam Tifoid merupakan penyakit akibat infeksi bakteri Salmonella
typhi. Salah satu antibiotik yang umum digunakan untuk mengobati
demam tifoid adalah ciprofloxacin, yang penggunaannya masih tidak
optimal sehingga menyebabkan resistensi dan menurunkan efektivitas
pengobatan. Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengembangkan model
dinamika resistensi antibiotik ciprofloxacin terhadap bakteri
Salmonella typhi, menganalisis kestabilan model, dan melakukan
simulasi numerik. Tugas Akhir ini memberikan informasi pengaruh
resistensi terhadap penyebaran demam tifoid dengan menggunakan
model matematika SEITZR yang membagi populasi ke dalam enam
kompartemen, yaitu Susceptible, Exposed, Infected, Treatment,
Resistant, dan Recovered. Model dibatasi pada penggunaan hanya
antibiotik ciprofloxacin, individu homogen, dan individu resistensi
diasumsikan tetap menggunakan antibiotik sama dengan peningkatan
dosis hingga sembuh tanpa pergantian jenis antibiotik saat terjadi
resistensi. Metode penelitian dilakukan melalui pembentukan model
matematika, titik kesetimbangan, bilangan reproduksi dasar (
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606250089
Keyword
model SEITZR resistensi ciprofloxacin demam tifoid