Pengembangan Biokomposit Foam Berbasis Pati Singkong dan Selulosa Jerami Padi dengan Penambahan Polyvinyl Alcohol (PVA)
Pengembangan biokomposit foam dilakukan sebagai alternatif kemasan ramah lingkungan untuk menggantikan kemasan berbasis stirena (polimer sintesis) yang sulit terurai di alam dan memiliki dampak negatif bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengkarakterisasi biokomposit foam berbasis pati singkong (3 dan 5 persen) dan selulosa jerami padi (10 dan 15 persen), dengan penambahan PVA (1,5 dan 2 persen). Biokomposit foam dibuat melalui pelarutan PVA, pencampuran gliserol, pati, selulosa, dan magnesium stearat, lalu dicetak dan dikeringkan pada suhu 105°C selama 2 jam. Biokomposit foam yang dihasilkan dikarakterisasi berdasarkan sifat fisik, mekanik, dan biodegradasinya. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa biokomposit foam dengan konsentrasi tinggi memiliki permukaan yang tidak merata (relatif kasar). Peningkatan PVA mampu menurunkan daya serap air dan laju degradasi, sedangkan peningkatan konsentrasi pati, selulosa, dan PVA berpengaruh terhadap penurunan kadar air. Selain itu, kombinasi pati singkong, selulosa jerami padi, dan PVA secara keseluruhan mampu meningkatkan sifat mekanik biokomposit foam. Perlakuan terbaik diperoleh dari formulasi pati singkong 5 persen, selulosa jerami padi 10 persen, dan PVA 2 persen, yang menghasilkan ketebalan 4,18 mm, densitas 0,46 g/cm³, kadar air 9,49 persen, daya serap air 58,52 persen, kuat fleksural 0,63 N/mm², dan laju biodegradasi 27,26 persen.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606250069
Keyword
Biokomposit foam Gliserol Jerami padi Pati singkong PVA