Pemodelan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Tingkat Prevalensi Stunting Menggunakan Metode Geographically Weighted Ordinal Logistic Regression
Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi kronis yang terjadi pada balita yang mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan pada balita menjadi terganggu. Menurut Survei Status Gizi Indonesia, prevalensi stunting berada di angka 19,8%. Meskipun angka ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, stunting masih menjadi permasalahan yang membutuhkan perhatian karena terdapat perbedaan tingkat prevalensi antar kabupaten/kota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat prevalensi stunting di Pulau Sumatera menggunakan metode Geographically Weighted Ordinal Logistic Regression dari 154 kabupaten/kota pada tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan model GWOLR dengan pembobot kernel gaussian fixed menghasilkan nilai CV Score minimum sebesar 87,90499. Dari analisis spasial diperoleh variabel yang berpengaruh signifikan di tiap wilayah berbeda-beda yaitu variabel rumah tangga akses sanitasi layak signifikan di 26 kabupaten/kota, ketidakcukupan konsumsi pangan dan sanitasi layak signifikan di 17 kabupaten/kota, imunisasi dasar lengkap signifikan di 26 kabupaten/kota, dan ketidakcukupan konsumsi pangan signifikan di 13 kabupaten/kota. Terbentuk lima kelompok berdasarkan kesamaan variabel independen yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat prevalensi stunting.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606250032
Keyword
GWOLR Sumatera Stunting