UMKM Tempe Teguh merupakan salah satu usaha pangan
tradisional yang masih menghadapi berbagai permasalahan dalam
pengelolaan rantai pasok, seperti keterlambatan pengiriman bahan
baku, ketidakkonsistenan pencapaian target produksi, dan belum
optimalnya pemanfaatan kapasitas produksi. Penelitian ini bertujuan
untuk memetakan kondisi rantai pasok, mengidentifikasi indikator
kinerja prioritas, serta merumuskan usulan perbaikan kinerja rantai
pasok pada UMKM Tempe Teguh menggunakan integrasi metode
Supply Chain Operations Reference (SCOR) dan Analytical
Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
proses Deliver memperoleh nilai kinerja tertinggi sebesar 93,72