Pengelompokan Makanan dan Minuman Indonesia Menggunakan Fuzzy C-Means Berdasarkan Makronutrisi
Penelitian ini mengelompokkan makanan dan minuman Indonesia
berdasarkan komposisi makronutrisi menggunakan metode Fuzzy
C-Means (FCM). Permasalahan utama data nutrisi adalah adanya
tumpang tindih kandungan protein, lemak, dan karbohidrat, sehingga
pendekatan hard clustering kurang fleksibel dalam merepresentasikan
pola makanan. Dataset yang digunakan berjumlah 1.330 data dengan
protein, lemak, dan karbohidrat sebagai fitur utama, sedangkan kalori
digunakan untuk profiling klaster.
Tahapan penelitian meliputi
eksplorasi data, feature engineering rasio protein/lemak dan
karbohidrat/protein, transformasi logaritmik ln(x + 1), standardisasi
Z-Score, pemodelan FCM, dan evaluasi validitas klaster. Eksperimen
dilakukan pada dua skenario, yaitu tanpa dan dengan feature
engineering, dengan variasi jumlah klaster c = 2 sampai c = 5 dan
nilai fuzzifier m = 1,5 sampai m = 2,5. Evaluasi menggunakan FPC,
PE, XB, Silhouette Score, DBI, serta analisis data borderline. Hasil
terbaik diperoleh pada skenario tanpa feature engineering dengan
c = 2 dan m = 1,5, menghasilkan Silhouette Score 0,3667, FPC
0,8371, DBI 1,1764, dan data borderline 6,4%. Klaster yang terbentuk
merepresentasikan makanan dominan karbohidrat dan makanan tinggi
protein-lemak.
FCM terbukti mampu mengelompokkan makanan
secara fleksibel melalui derajat keanggotaan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606250005
Keyword
Fuzzy C-Means clustering makronutrisi makanan Indonesia soft clustering nutrisi