Karakteristik Kimia dan Organoleptik Teh Herbal Daun Kumis Kucing dengan Kombinasi Bubuk Daun Stevia
Teh herbal daun kumis kucing (Orthosiphon aristatus) merupakan
minuman fungsional yang mengandung senyawa fenolik dan
antioksidan, namun memiliki rasa pahit dan sepat yang dapat
menurunkan penerimaan konsumen. Kombinasi bubuk daun stevia
(Stevia rebaudiana) digunakan sebagai pemanis alami untuk
memperbaiki karakteristik sensoris teh herbal. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh kombinasi bubuk daun stevia terhadap
karakteristik kimia dan organoleptik teh herbal daun kumis kucing.
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima
perlakuan konsentrasi stevia, yaitu 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20 persen dengan dua kali ulangan secara duplo. Data dianalisis menggunakan
Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s
Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kombinasi bubuk daun stevia memberikan
pengaruh nyata (p<0,05) terhadap kadar air, kadar abu, total fenolik,
aktivitas antioksidan, serta karakteristik organoleptik rasa, aftertaste,
dan keseluruhan. Nilai kadar air dan kadar abu meningkat seiring
bertambahnya konsentrasi bubuk daun stevia sedangkan total fenolik
dan aktivitas antioksidan mengalami penurunan. Nilai pH menunjukkan
hasil tidak berbeda nyata. Pada pengujian organoleptik, formulasi
dengan kombinasi stevia mampu meningkatkan tingkat kesukaan
panelis terhadap rasa dan mengurangi rasa pahit pada teh herbal.
Formulasi paling disukai diperoleh pada perlakuan kombinasi bubuk
daun stevia 20 persen dengan dua kali ulangan secara duplo. Data dianalisis menggunakan
Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s
Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kombinasi bubuk daun stevia memberikan
pengaruh nyata (p<0,05) terhadap kadar air, kadar abu, total fenolik,
aktivitas antioksidan, serta karakteristik organoleptik rasa, aftertaste,
dan keseluruhan. Nilai kadar air dan kadar abu meningkat seiring
bertambahnya konsentrasi bubuk daun stevia sedangkan total fenolik
dan aktivitas antioksidan mengalami penurunan. Nilai pH menunjukkan
hasil tidak berbeda nyata. Pada pengujian organoleptik, formulasi
dengan kombinasi stevia mampu meningkatkan tingkat kesukaan
panelis terhadap rasa dan mengurangi rasa pahit pada teh herbal.
Formulasi paling disukai diperoleh pada perlakuan kombinasi bubuk
daun stevia 20 persen berdasarkan penerimaan sensoris
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606240324
Keyword
Daun stevia Kumis kucing Organoleptik Teh herbal