Perancangan Sentra Industri UKM Tahu Tempe Kel. Gunung Sulah, Kec. Way Halim, Kota Bandar Lampung
Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung, merupakan sentra industri rumahan tahu dan tempe terbesar di Lampung dengan 181 unit usaha. Kawasan ini menghadapi tiga masalah kritis yang saling terkait: limbah cair dengan kadar BOD melanggar peraturan daerah (64,29%), mayoritas pelaku usaha (67,7%) beroperasi tanpa izin, serta tata letak usaha yang tidak terencana menyebabkan pembuangan limbah ke drainase dan Sungai Way Belau, memicu pencemaran dan risiko kesehatan. Untuk mengatasinya, perancangan menerapkan pendekatan ekologi industri dan ekonomi sirkular berbasis konsep komunitas berkelanjutan, yang diwujudkan dalam sentra industri mikro terpadu. Fasilitas ini mengintegrasikan tiga zona utama unit produksi UKM, IPAL komunal hibrida anaerobik-aerobik, serta koperasi dan greenhouse yang dirancang sebagai sistem loop tertutup untuk mengelola seluruh alur material dari bahan baku hingga limbah, sekaligus menghasilkan produk samping bernilai ekonomi seperti pakan ternak.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606240279
Keyword
ekologi industri ekonomi sirkular IPAL komunal pengembangan komunitas berkelanjutan sentra industri mikro