(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

PERANCANGAN RUANG PUBLIK PRODUKTIF DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ORGANIK DI ENGGAL, BANDAR LAMPUNG


Minimnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang hanya mencapai angka 3,05% di Kota Bandar Lampung tentunya jauh dari minimal yang tertera pada peraturan. Capaian ini tentunya menjadi faktor penurunan kualitas interaksi sosial dan rapuhnya ketahanan pangan lokal di wilayah perkotaan. Mengambil lokasi di Kecamatan Enggal (Jl. Pangeran Diponegoro) sebagai pusat aglomerasi kota, penelitian ini mengeksplorasi redestinasi ruang publik yang tidak sekadar menjadi wadah rekreasi, melainkan ruang produktif mendukung keberlanjutan hidup suatu kota. Dengan metode perancangan desain spasial yang dipadukan dengan studi literatur dan komparasi preseden, dirancanglah sebuah kawasan ruang kota produktif dengan pendekatan arsitektur organik. Fokus utama perancangan ini ditekankan pada integrasi sistem urban farming vertikal yang adaptif terhadap keterbatasan lahan, dikombinasikan dengan fungsi edukasi agrikultur modern. Konsep arsitektur organik yang menyatu dengan alam diaplikasikan untuk menghidupkan kembali produktivitas hijau kota. Penelitian ini membuktikan bahwa arsitektur ruang publik mampu bertindak sebagai solusi ketahanan pangan mandiri sekaligus menghubungkan interaksi sosial antar masyarakat perkotaan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606240223

Keyword
Desain Perkotaan Pertanian Perkotaan Ruang Terbuka Hijau