Penerapan Metode STORET Dalam Analisis Kualitas Air Sungai Way Kuripan, Kota Bandar Lampung
Penurunan kualitas air sungai akibat aktivitas domestik dan perubahan tata guna lahan menjadi permasalahan lingkungan di kawasan perkotaan, termasuk Sungai Way Kuripan Kota Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas air Sungai Way Kuripan berdasarkan parameter fisika, kimia, dan biologi serta menentukan status mutu air menggunakan metode STORET. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga titik, yaitu hulu, tengah, dan hilir menggunakan metode purposive sampling pada bulan Februari dan Maret 2026. Parameter yang diuji meliputi suhu, kekeruhan, Total Dissolved Solids (TDS), Total Suspended Solids (TSS), pH, Dissolved Oxygen (DO), Chemical Oxygen Demand (COD) dan Total Coliform. Hasil pengukuran dibandingkan dengan baku mutu kelas II berdasarkan PP Nomor 22 Tahun 2021 dan dianalisis menggunakan metode STORET. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter suhu, TDS, TSS, pH, dan Dissolved Oxygen (DO) masih memenuhi baku mutu, sedangkan parameter Chemical Oxygen Demand (COD) dan Total Coliform pada beberapa titik melebihi baku mutu. Peningkatan nilai Chemical Oxygen (COD) dan Total Coliform terjadi pada bagian tengah dan hilir akibat aktivitas domestik dan akumulasi limbah di sepanjang aliran sungai. Berdasarkan hasil perhitungan STORET, Sungai Way Kuripan termasuk dalam kategori cemar Ringan. Penelitian ini menunjukkan perlunya pengelolaan dan pemantauan kualitas air secara berkelanjutan untuk mengendalikan pencemaran Sungai Way Kuripan
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606240213
Keyword
kualitas air Sungai Way Kuripan STORET baku mutu pencemaran sungai