(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Life Cycle Assessment (LCA) Pada Produksi Ikan Giling Di Kota Bandar Lampung Studi Kasus UMKM Lempasing.


Ikan giling merupakan salah satu produk setengah jadi yang dapat tahan lama dan mutu tetap baik. Ikan giling juga meningkatkan nilai ekonomi dengan mengubah menjadi berbagai produk. UMKM pengolahan ikan giling juga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan berupa emisi gas rumah kaca (GRK) dan eutrofikasi. Tujuan dari penelitian ini mengidentifikasi input dan output serta menganalisis GRK dan eutrofikasi UMKM ikan giling menggunakan metode Life Cycle Assessment (LCA) dengan batasan cradle to gate. Kapasitas produksi di UMKM X memiliki hingga 1000 Kg ikan segar dengan berbagai jenis seperti, layur, kurisi, bondolan dan lainnya dengan hasil produk akhir sebanyak 607,5 Kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan input terdiri dari ikan segar, es batu dan air dengan energi yang digunakan bersumber dari listrik dan solar. Output yang dihasilkan limbah padat, limbah cair, emisi ga CO2, CH4, N2O, NOx dan PO4. Emisi GRK yang dihasilkan adalah sebesar 147,15 kgCO2eq pada proses produksi dan 15.815,9 kgCO2eq pada proses pengadaan bahan baku. Eutrofikasi yang dihasilkan adalah sebesar 7,01 kgPO₄eq pada proses produksi dan 37.080,46 kgPO₄eq pada proses pengadaan bahan baku. Alternatif perbaikan yang dapat diterapkan antara lain melakukan perbaikan dan perawatan kapal terutama bagian penyimpanan bahan bakar atau tangki, mengganti bahan bakar yang ramah lingkungan, mengolah limbah cair menjadi pupuk, menggunakan listrik memanfaatkan energi terbarukan PLTS.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606240208

Keyword
Cradle to gate Eutrofikasi GRK Ikan giling LCA