(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

ANALISIS KERENTANAN BANGUNAN DI WILAYAH PESISIR KOTA BANDAR LAMPUNG TERHADAP SKENARIO TSUNAMI DARI GEMPA BESAR PADA SEGMEN BARAT MEGATHRUST SELATAN JAWA MENGGUNAKAN PEMODELAN NUMERIK COMCOT V1.7


Kota Bandar Lampung merupakan wilayah pesisir yang berhadapan langsung dengan Teluk Lampung dan Selat Sunda sehingga berpotensi terdampak tsunami akibat gempa megathrust di selatan Pulau Jawa. Penelitian ini bertujuan menganalisis kerentanan bangunan di wilayah pesisir Kota Bandar Lampung terhadap skenario tsunami akibat gempa besar pada Segmen Barat Megathrust Selatan Jawa berkekuatan 8,9 Mw. Pemodelan tsunami dilakukan menggunakan Cornell Multi-grid Coupled Tsunami Model (COMCOT) v1.7. Karakteristik bangunan diidentifikasi melalui Google Street View dan observasi lapangan, kemudian diklasifikasikan berdasarkan taksonomi bangunan Global Earthquake Model (GEM). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gelombang tsunami diperkirakan mencapai pesisir Kota Bandar Lampung sekitar 60 menit setelah gempa terjadi dengan ketinggian paparan maksimum mencapai 3,1 meter. Sebanyak 6.154 bangunan berada pada area terdampak tsunami, dengan dominasi struktur pasangan bata sebesar 59,01

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606240199

Keyword
Tsunami COMCOT Kerentanan Bangunan Taksonomi Bangunan Megathrust Pesisir Kota Bandar Lampung