(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

HUBUNGAN ANTARA KETERSEDIAAN DAN KONDISI INFRASTRUKTUR SANITASI DENGAN PERILAKU HIGIENE SISWA SEKOLAH DASAR (STUDI KASUS: DESA SERDANG, TANJUNG BINTANG)


Kondisi sanitasi sekolah yang tidak memadai merupakan permasalahan serius yang berdampak langsung terhadap kesehatan dan perilaku hidup bersih peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ketersediaan dan kondisi infrastruktur sanitasi dengan perilaku higiene siswa di tiga Sekolah Dasar Negeri di Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan. Metode yang digunakan adalah mixed-method mencakup observasi terstruktur terhadap infrastruktur sanitasi meliputi toilet, fasilitas Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), sarana air bersih, dan pengelolaan sampah, penyebaran kuesioner Skala Guttman kepada 225 siswa kelas IV, V, dan VI, serta wawancara dengan guru dan tenaga kebersihan. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar infrastruktur sanitasi belum memenuhi standar regulasi, terutama pada ketersediaan sabun CTPS, pencahayaan toilet, dan pengelolaan sampah. Sebanyak 85% siswa tergolong berperilaku higiene tidak baik. Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara keterbatasan infrastruktur sanitasi dengan rendahnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan infrastruktur sanitasi dan intervensi perilaku higiene guna menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung PHBS secara optimal.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606240163

Keyword
Infrastruktur Sanitasi Perilaku Higiene Sekolah Dasar Chi-Square