ANALISIS POTENSI ZONA PENANGKAPAN IKAN PELAGIS BERBASIS DATA OSEANOGRAFI DI PERAIRAN SUMATERA WILAYAH PENGELOLAAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA (WPP-RI) 571, 711, DAN 712
Perairan Sumatera pada WPP-RI 571, 711, dan 712 menyimpan
potensi sumber daya perikanan pelagis yang besar, namun
penentuan daerah penangkapan ikan masih banyak dilakukan
secara konvensional sehingga kurang efisien. Penelitian ini
bertujuan menganalisis fluktuasi distribusi spasial dan temporal
parameter oseanografi serta keterkaitannya ZPPI dengan ikan
pelagis periode Desember 2022 hingga November 2023.
Parameter yang digunakan meliputi SPL dan klorofil-a dari citra
Aqua MODIS dan SNPP-VIIRS, serta aktivitas kapal dari VIIRS
Boat Detection, yang diolah menggunakan metode IDW dan KDE.
Hasil menunjukkan SPL berfluktuasi antara 25,89–32,71°C
dengan variabilitas musiman terbesar di WPP-RI 711, sedangkan
klorofil-a secara konsisten lebih tinggi di sepanjang wilayah
pesisir, terutama WPP-RI 712. Keterkaitan kedua parameter
tersebut menghasilkan kategori ZPPI sangat tinggi yang
terkonsentrasi di sepanjang pesisir timur Sumatera pada WPP-RI
712 di keempat musim, dengan luas maksimum pada musim
timur (47.159,41 km²), sejalan dengan kepadatan aktivitas kapal
tertinggi pada wilayah dan musim yang sama. Berdasarkan
keterkaitan tersebut, tingkat potensi penangkapan ikan pelagis
dapat diurutkan dari tertinggi hingga terendah, yaitu WPP-RI 712,
WPP-RI 571, dan WPP-RI 711, sehingga dapat menjadi bahan
pertimbangan pengelolaan perikanan pelagis berkelanjutan di
perairan Sumatera.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606240138
Keyword
WPP-RI suhu permukaan laut klorofil-a zona potensi penangkapan ikan boat detection