Analisis Blackspot Menggunakan Metode Equivalent Accident Number Pada Ruas Jalan Lintas Sumatera Di Daerah Tarahan, Lampung Selatan
Ruas Jalan Lintas Sumatera di daerah Tarahan (KM 19 – KM 23) merupakan jalur dengan karakteristik geometrik ekstrem yang konsisten menjadi titik rawan kecelakaan berlalu lintas. Data historis menunjukkan bahwa mekanisme tabrakan didominasi oleh tipe depan-depan (47%) , dengan tingkat keterlibatan tertinggi pada sepeda motor (47%) dan proporsi kendaraan berat yang signifikan (28%). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi segmen blackspot berdasarkan pembobotan tingkat fatalitas serta merumuskan preskripsi penanganan definitif berbasis infrastruktur yang memaafkan (forgiving road). Pendekatan analitik dilakukan menggunakan metode Equivalent Accident Number (EAN) untuk menghitung bobot keparahan korban dari 40 segmen pengamatan per 100 meter (periode 2019-2024), dilanjutkan dengan penentuan ambang batas kritis melalui Batas Kontrol Atas (BKA). Segmen yang melampaui BKA diinvestigasi secara langsung menggunakan parameter standar investigasi infrastruktur keselamatan jalan. Hasil perhitungan menunjukkan rata-rata EAN populasi sebesar 9,675 dengan nilai BKA 19,006. Terdapat empat segmen teridentifikasi sebagai blackspot, dengan konsentrasi fatalitas paling ekstrem berada pada KM 21+000-21+100 (EAN 108). Diagnosis infrastruktur pada segmen kritis menemukan defisiensi tingkat risiko Berat, termasuk kelandaian hingga -8% , radius tikungan di bawah standar (100-103 meter) , dan kegagalan fasilitas manajemen bahaya sisi jalan. Rumusan rekomendasi penanganan diklasifikasikan ke dalam target jangka pendek berupa sterilisasi ruang bebas dan pemulihan panduan visual , serta target jangka panjang berupa intervensi struktural melalui redesain arrester bed dan instalasi guardrail berspesifikasi penahanan tinggi (TL-4/TL-5).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606240132
Keyword
Equivalent Accident Number Batas Kontrol Atas Investigasi Lapangan Blackspot Rekayasa Keselamatan Jalan