(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Parameter Fisis Ionosfer Berdasarkan IRI 2020 terhadap Propagasi Gelombang Radio TEMPOYAK Tanggal 8 September 2025


Ionosfer merupakan lapisan gas terionisasi yang mengelilingi Bumi, terdiri dari campuran molekul netral, ion, serta elektron bebas yang terbentuk akibat radiasi Matahari yang mengionisasi atom dan molekul netral di lapisan atmosfer bagian atas Bumi, sehingga menciptakan lapisan elektron dan ion. Variasi kondisi ionosfer yang dipengaruhi aktivitas Matahari dapat berdampak pada kualitas sinyal radio yang diterima teleskop radio. Saat gelombang radio melewati ionosfer, interaksi dengan plasma di medium tersebut menghasilkan nilai indeks bias yang berbeda. Indeks bias ini yang menentukan gelombang tersebut akan dibelokkan dan diperlambat saat melewatinya dan atau dipantulkan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis persebaran konsentrasi ion-ion berdasarkan ketinggian ionosfer; mengidentifikasi dan menganalisis kondisi ionosfer di atas Radio TEMPOYAK melalui parameter fisis ionosfer berdasarkan model IRI 2020; dan menentukan ketinggian kritis pemantulan gelombang radio pada frekuensi kerja TEMPOYAK. Data penelitian yang digunakan yaitu data observasi radio TEMPOYAK pada tanggal 8 September 2025 yang diambil secara kontinu dalam 1 hari dan data simulasi ionosfer menggunakan pemodelan IRI 2020 di hari yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ion dominan sesuai teori (O₂⁺ dan NO⁺ di lapisan E, O⁺ di lapisan F, serta H⁺ dan He⁺ di atas 500 km), dengan kerapatan elektron maksimum di lapisan F2 menghasilkan frekuensi kritis 13,1 MHz. Analisis TEC dan intensitas sinyal HF 16–24 MHz memperlihatkan korelasi positif harian, di mana sinyal tetap kuat siang hari karena kombinasi ionisasi maksimum, sumber sinyal Matahari, dan pantulan HF terrestrial melalui mekanisme MUF dan skywave.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606240086

Keyword
Teleskop Radio TEMPOYAK Gelombang Radio Ionosfer IRI 2020