Evaluasi Struktur Atas Jembatan Kereta Api Rangka Baja Pada BH 109 Km 58+171 Petak Lintas Stasiun Bekri (BKI) ‒ Stasiun Haji Pemanggilan (HJP) Wilayah Divisi Regional IV Tanjungkarang
Jembatan kereta api merupakan infrastruktur vital yang harus memenuhi persyaratan keamanan dan keandalan seiring bertambahnya umur layanan serta peningkatan beban operasional. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja struktur atas Jembatan Kereta Api Rangka Baja BH 109 KM 58+171 pada petak lintas Stasiun Bekri–Stasiun Haji Pemanggilan yang dibangun tahun 1913, serta memberikan rekomendasi perkuatan pada elemen yang tidak memenuhi persyaratan. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar teknis dalam peningkatan kapasitas dan kelayakan layanan jembatan. Lingkup penelitian difokuskan pada struktur atas jembatan baja dengan pembebanan yang disesuaikan dari Rencana Muatan 1911 (RM 1911) menjadi Rencana Muatan 1921 (RM 1921), tanpa membahas struktur bawah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif-analitis dengan pemodelan menggunakan SAP2000 berdasarkan data observasi lapangan, pengukuran dimensi, dokumentasi visual, dan data sekunder PT Kereta Api Indonesia (Persero). Analisis dilakukan mengacu pada SNI 1725:2016, PM No. 60 Tahun 2012, Standar Teknis Kereta Api Indonesia untuk Struktur Jembatan Baja 2006, dan SNI 1729:2020 melalui evaluasi gaya dalam, rasio tegangan, lendutan, serta kapasitas tarik, tekan, lentur, dan geser. Hasil menunjukkan hampir seluruh elemen struktur awal memiliki rasio tegangan melebihi batas izin. Evaluasi melalui modifikasi dan penggantian profil baja menghasilkan penurunan rasio tegangan, peningkatan kapasitas struktur, serta lendutan yang memenuhi batas izin, sehingga struktur dinyatakan memenuhi persyaratan kekuatan, kekakuan, dan stabilitas untuk mendukung beban operasional kereta api.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606240070
Keyword
Evaluasi Struktur Jembatan Rangka Baja SAP2000 RM 1921 Perkuatan Struktur