(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Kajian Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Kayu Kemedangan Gaharu (Aquilaria malaccensis) pada Tikus yang Diinduksi Aloksan


Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik, ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah puasa (GDP) ≥ 126 mg/dL dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius. Kayu kemedangan gaharu (Aquilaria malaccensis) mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid fenolik, kuinon dan triterpenoid, diduga berpotensi menurunkan kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan mengkaji aktivitas antidiabetes ekstrak kayu kemedangan gaharu secara in vivo pada tikus yang diinduksi aloksan. Ekstraksi dilakukan menggunakan refluks dengan etanol 96%. Metode in vivo menggunakan aloksan sebagai agen penginduksi dengan dosis 150 mg/kgBB. Sebanyak 25 tikus dibagi lima kelompok: normal, kontrol negatif (Na-CMC 0,5%), kontrol positif (metformin 500 mg/kgBB), uji I 500 mg/kgBB dan uji II 750 mg/kgBB secara oral selama 6 hari. Pada penelitian diperoleh rendemen ekstrak 13,26 ± 0,92%; kadar air 6,30 ± 0,05 persen; kadar abu 1,99 ± 0,34 persen. Hasil persentase penurunan glukosa darah hari ke-3 berturut- turut uji I 51,89 ± 24,48 uji II 77,48 ± 8,12 dan hari ke-6 uji I 75,94 ± 5,48 persen dan uji II 81,49 ± 8,40%. Uji II menunjukkan persentase penurunan lebih baik dibandingkan uji I, namun keduanya tidak berbeda signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa kayu kemedangan gaharu memiliki potensi antidiabetes, dapat dikembangkan sebagai obat herbal berbasis tanaman.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606240062

Keyword
Aquilaria malaccensis gaharu antidiabetes flavonoid in vivo tikus yang diinduksi aloksan