Kajian Gejala Urban Sprawl di Kota Bandar Lampung
Perkembangan kota dapat dipahami sebagai aktivitas manusia yang memengaruhi bentuk struktur ruang kota, termasuk perubahan pemanfaatan lahan dari non-terbangun menjadi kawasan terbangun seiring meningkatnya kebutuhan aktivitas perkotaan. Kondisi ini berpotensi memicu urban sprawl, yaitu perluasan kawasan terbangun ke wilayah pinggiran secara tidak terkendali dan cenderung tidak terarah, sehingga sering kali tidak sesuai dengan rencana tata ruang. Kota Bandar Lampung menunjukkan gejala urban sprawl, ditandai oleh berkembangnya lahan terbangun dan adanya ketidaksesuaian pemanfaatan ruang terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik dan pola persebaran kawasan terbangun sebagai indikasi gejala urban sprawl di Kota Bandar Lampung. Analisis dilakukan menggunakan data tutupan lahan periode 2014, 2019, dan 2024 dengan metode klasifikasi Maximum Likelihood Classification (MLC) serta indikator kepadatan, laju pertumbuhan lahan terbangun, aksesibilitas, Urban Expansion Index (UEI), dan Shannon’s Entropy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan kawasan terbangun di wilayah sekitar kota lebih tinggi dibandingkan di dalam kota, yang mengindikasikan adanya ekspansi perkembangan ke wilayah pinggiran. Secara spasial, perkembangan kawasan terbangun membentuk pola memanjang mengikuti jaringan jalan utama, dengan aksesibilitas menjadi faktor penting yang memengaruhi arah perkembangan. Pemanfaatan ruang juga masih menunjukkan ketidaksesuaian terhadap RTRW Kota Bandar Lampung Tahun 2021–2041. Temuan tersebut mengindikasikan adanya gejala urban sprawl di Kota Bandar Lampung yang dicirikan oleh ekspansi perkembangan ke wilayah pinggiran dan terbentuknya pola ribbon development, serta memberikan dasar penting bagi perumusan kebijakan tata ruang yang lebih efektif dan adaptif.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606240048
Keyword
Urban Sprawl Pola Perkembangan Kota Perluasan kawasan Terbangun Karakteristik Urban Sprawl Kota Bandar Lampung