Efek Antiinflamasi Senyawa Asam Sinamat Terhadap Mencit (Mus Musculus) yang Diinduksi Karagenan Kappa dengan Parameter Pengukuran Tebal Telapak Kaki
Inflamasi merupakan respons fisiologis terhadap cedera jaringan yang
dapat dimodelkan secara eksperimental menggunakan induksi
karagenan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek
antiinflamasi senyawa asam sinamat terhadap mencit (Mus musculus)
yang diinduksi peradangan menggunakan karagenan kappa, dengan
parameter utama berupa perubahan ketebalan telapak kaki. Lima
kelompok digunakan, yaitu kelompok normal, negatif (karagenan tanpa
perlakuan), positif (natrium diklofenak 100 mg/kgBB), serta perlakuan
asam sinamat dosis 150 mg/kgBB dan 600 mg/kgBB. Hasil
menunjukkan bahwa asam sinamat dan natrium diklofenak mampu
menurunkan edema. Dosis 150 mg/kgBB memberikan nilai AUC
terendah (0,2483 cm²) dengan persentase hambatan inflamasi tertinggi
(23,998%), melebihi kontrol positif (AUC 0,2800 cm²) dengan inhibisi
14,294%. Dosis 600 mg/kgBB menunjukkan efektivitas lebih rendah
(AUC 0,2850 cm²) dengan inhibisi 12,764%. Secara keseluruhan, asam
sinamat berpotensi sebagai agen antiinflamasi yang dapat menurunkan
edema, dengan dosis optimal pada 150 mg/kgBB.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606240047
Keyword
Asam Sinamat Antiinflamasi Karagenan Mencit Natrium Diklofenak