Optimasi Ekstraksi Karagenan Anggur Laut (Caulerpa racemosa) Menggunakan Metode Ultrasonic-Assisted Extraction Berbasis Rendemen dan Viskositas
Karagenan merupakan polisakarida tersulfatasi yang banyak dimanfaatkan dalam industri pangan, farmasi, dan kosmetik sebagai pengental, penstabil, dan pembentuk gel. Anggur laut (Caulerpa racemosa) berpotensi sebagai sumber hidrokoloid alternatif yang masih terbatas pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan mengoptimasi ekstraksi karagenan dari Caulerpa racemosa menggunakan metode Ultrasonic-Assisted Extraction (UAE) serta mengkarakterisasi sifat fisikokimianya. Optimasi dilakukan menggunakan Response Surface Methodology (RSM) dengan rancangan Box-Behnken Design (BBD) untuk mengevaluasi pengaruh jumlah sampel, konsentrasi KOH, dan waktu ekstraksi terhadap rendemen dan viskositas. Hasil penelitian menunjukkan kondisi optimum pada jumlah sampel 39,68 g, konsentrasi KOH 9,89%, dan waktu ekstraksi 40 menit dengan nilai desirability 0,998902, menghasilkan prediksi rendemen 12,67 persen dan viskositas 3,62 cP. Hasil verifikasi menunjukkan rendemen 13,71 persen dan viskositas 3,68 cP yang masih berada dalam rentang 95% Prediction Interval, sehingga model dinyatakan valid. Karagenan yang dihasilkan memiliki kadar air 8,6%, kadar abu 51,43%, kadar sulfat 12,38%, viskositas 3,68 cP, water holding capacity 1,61 g/g, dan kelarutan 59,92%. Studi ini dapat mengisi kekosongan penelitian terdahulu yang terbatas pada ekstraksi senyawa bioaktif atau penggunaan spesies rumput laut yang seragam.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606240035
Keyword
Anggur laut (Caulerpa racemosa) Box-Behnken Design (BBD) Karagenan Response Surface Methodology (RSM) Ultrasonic-Assisted Extraction (UAE)