Implementasi Building Information Modeling (BIM) dalam Analisis Waste Material Baja Tulangan pada Struktur Bangunan Gedung
Baja tulangan merupakan komponen struktur memiliki potensi tertinggi menghasilkan waste material sebagai salah satu faktor utama memicu terjadinya pembengkakan biaya pelaksanaan proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan meminimalkan sisa baja tulangan dengan mengoptimalkan pola pemotongan melalui integrasi konsep Building Information Modeling (BIM) dan software optimasi. Metode penelitian meliputi pemodelan 3D dan penulangan menggunakan Autodesk Revit untuk menghasilkan Bar Bending Schedule (BBS), yang kemudian dioptimasi pola pemotongannya menggunakan Cutting Optimization Pro (COP). Analisis dilakukan pada elemen struktur kolom dan balok. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan konsep BIM dan COP mampu menurunkan tingkat sisa baja tulangan secara signifikan dibanding dengan metode perhitungan konvensional, dengan total waste level kolom turun dari 19,00% menjadi 10,96% (penurunan 8,04%) dan balok dari 19,61% menjadi 3,51% (penurunan 16,10%). Namun, pada tulangan D22 ditemukan waste level bernilai sama antara kedua metode yaitu 19,27% pada kolom dan 28,87% pada balok dikarenakan sedikitnya jumlah variasi panjang potongan dan nilainya cenderung seragam, sehingga COP tidak dapat menghasilkan kombinasi pola yang lebih efisien dari metode konvensional. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa digitalisasi alur kerja tahap perencanaan dapat mengubah pola kerja reaktif menjadi preventif dan memberikan efisiensi biaya bagi manajemen proyek konstruksi.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606240020
Keyword
Building Information Modeling Autodesk Revit Cutting Optimization Pro Bar Bending Schedule Waste Material