EVALUASI BLENDING BATUBARA UNTUK MEMENUHI KRITERIA PERMINTAAN PASAR DOMESTIK DI PT. BUKIT ASAM
Batubara merupakan sumber energi utama PLTU di Indonesia, sehingga kualitasnya harus memenuhi spesifikasi konsumen. PT Bukit Asam Tbk menghadapi kendala penumpukan batubara di stockpile yang berisiko menurunkan kualitas. Hal ini disebabkan karena PT Bukit Asam hanya melakukan blending saat kualitas pada batubara tersebut tidak ada. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas batubara, mengevaluasi skenario blending, dan menentukan rekomendasi optimal untuk kebutuhan PLTU. Metode yang digunakan adalah eksperimen melalui analisis parameter nilai kalor dan perhitungan skenario blending menggunakan 4 mine brand AL 49, AL 51, AL 53, dan AL 57. Hasil penelitian menunjukkan variasi signifikan pada parameter nilai kalor. Kombinasi empat jenis batubara menghasilkan nilai Gross Calorific Value (GCV) tertinggi tetapi penggunaan AL 51, AL 53, dan AL 57 terpakai secara maksimal dan tetap berada dalam batas spesifikasi yang dipersyaratkan oleh PLTU. Sementara itu, kombinasi dua dan tiga jenis batubara menggunakan jumlah tonase yang sangat minim. Penelitian menyimpulkan bahwa rekomendasi blending empat jenis batubara adalah yang paling optimal. Kombinasi ini unggul dalam pemanfaatan tonase dan efektif mengurangi risiko penurunan kualitas akibat penumpukan. Keberhasilan proses ini sangat dipengaruhi oleh pengelolaan stockpile dan ketepatan komposisi mine brand. Secara keseluruhan, blending berperan krusial dalam menjaga relevansi kualitas batubara terhadap kebutuhan operasional PLTU dan pasar domestik.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606230262
Keyword
Batubara Blending Batubara Kualitas Batubara Nilai Kalor Pasar Domestik