Penilaian Risiko Kesehatan Lingkungan Berdasarkan Parameter Kimia Kualitas Air Minum Isi Ulang di Depot X Way Halim
Air minum isi ulang (AMIU) menjadi salah satu sumber air konsumsi masyarakat di Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung karena mudah diperoleh dan memiliki harga terjangkau. Namun, kualitas air minum perlu diperhatikan, khususnya parameter pH dan nitrat (NO₃⁻), karena dapat mempengaruhi kesehatan apabila melebihi baku mutu. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas air minum isi ulang berdasarkan parameter pH dan nitrat, menilai risiko kesehatan non-karsinogenik menggunakan Hazard Qoutient (HQ), serta menganalisis pengaruh faktor paparan berupa berat badan (BW), laju konsumsi air minum (IR), dan durasi paparan (ED) terhadap nilai Estimated Daily Intake (EDI). Penelitian dilakukan pada Depot X menggunakan metode purposive sampling dan teknik grab sampling. Pengujian pH dilakukan menggunakan pH meter digital, sedangkan kadar nitrat dianalisis menggunakan metode spektrofotometri mengacu pada SNI 01-3554-2006. Analisis risiko kesehatan dilakukan menggunakan pendekatan HRA. Hasil penelitian menunjukkan nilai pH sebesar 6,24 dan 6,73, sedangkan kadar nitrat sebesar 8,31 mg/L dan 7,76 mg/L, yang masih berada di bawah baku mutu Permenkes RI No. 2 Tahun 2023 dan standar WHO. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa berat badan (BW), laju konsumsi air minum (IR), dan durasi paparan (ED) berpengaruh signifikan terhadap nilai Estimated Daily Intake (EDI), dengan durasi paparan (ED) sebagai faktor paling dominan. Seluruh responden memiliki nilai HQ < 1 sehingga risiko non-karsinogenik akibat paparan nitrat masih berada pada kategori aman.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606230257
Keyword
Air Minum Isi Ulang pH Nitrat Estimated Daily Intake (EDI) Hazard Qoutient (HQ)