(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

PERANCANGAN AGGREGATE PLANNING MENGGUNAKAN METODE MIXED INTEGER LINEAR PROGRAMMING UNTUK OPTIMASI PERENCANAAN PRODUKSI (STUDI KASUS: UMKM GENTING BUMI JAYA)


UMKM Genting Bumi Jaya menghadapi permasalahan dalam perencanaan produksi akibat ketidakpastian permintaan serta keterbatasan kapasitas produksi pada setiap tahapan proses. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aggregate planning yang optimal menggunakan pendekatan analisis permintaan tak tentu dan metode Mixed Integer Linear Programming (MILP) dengan empat variabel keputusan utama, yaitu penjadwalan pembakaran tobong, penjadwalan penggunaan molen, penjadwalan pembelian bahan baku tanah liat, serta penentuan jumlah tenaga kerja. Berdasarkan hasil analisis permintaan, diperoleh ukuran produksi optimal sebesar 700 unit genting per hari yang kemudian digunakan sebagai parameter dalam model MILP dengan total biaya minimum sebesar Rp170.160.794,8 per tahun produksi. Hasil optimasi menunjukkan bahwa dalam satu tahun dilakukan penjadwalan pembakaran tobong sebanyak 18 kali dengan kapasitas maksimal 14.000 unit per pembakaran, penyewaan dan penggunaan molen dilakukan sebanyak 58 kali dengan kapasitas dominan 7.000 unit, serta pembelian bahan baku tanah liat dilakukan sebanyak 24 kali dengan jumlah 11.000 unit dan lead time 3 hari, sementara jumlah tenaga kerja berfluktuasi mengikuti aktivitas produksi khususnya pada proses pembakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang diusulkan mampu meminimalkan biaya produksi melalui pengalokasian sumber daya yang lebih efisien serta menghasilkan rencana produksi yang lebih terstruktur.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606230251

Keyword
Aggregate planning Mixed Integer Linear Programming Permintaan Tak Tentu UMKM Genting Perencanaan Produksi