(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Potensi Proses Produksi Bersih Industri Keripik Pisang Lateb Jaya Bandar Lampung


Industri Keripik Pisang Lateb Jaya Bandar Lampung merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dalam proses produksinya masih menghadapi permasalahan berupa kehilangan material, timbulan limbah, dan penggunaan sumber daya yang belum efisien. Produksi bersih adalah pendekatan pencegahan limbah sejak awal melalui optimasi proses, pengurangan bahan baku dan energi, serta pemanfaatan kembali material yang sebelumnya menjadi limbah, sehingga mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan efisiensi ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis aliran material produksi keripik pisang, mengidentifikasi titik ketidakefisienan (hotspot), dan menilai kelayakan alternatif produksi bersih. Metode yang digunakan meliputi Material Flow Analysis (MFA) untuk neraca massa dan identifikasi hotspot, fishbone diagram untuk analisis akar penyebab, serta Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk prioritas alternatif berdasarkan teknis, ekonomi, dan lingkungan. Data diperoleh dari observasi, pengukuran langsung, wawancara, dan expert judgment. Hasil MFA menunjukkan neraca massa seimbang 3.476,56 kg/hari. Hotspot ditemukan pada pengupasan (limbah kulit 459 kg/hari), pencucian (limbah cair 649,6 L/hari), dan penggorengan (konsumsi energi terbesar dari kayu bakar). Enam alternatif perbaikan yaitu keripik kulit pisang, bak sedimentasi dan recycle air, filter stainless steel, substitusi kayu bakar dengan LPG, tempat penyimpanan kayu, dan SOP produksi. Hasil AHP menunjukkan SOP proses produksi sebagai alternatif terbaik dengan bobot 0,311 karena paling layak dari aspek teknis, ekonomi, dan lingkungan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606230239

Keyword
Produksi Bersih Material Flow Analysis (MFA) Analytical Hierarchy Process (AHP) Keripik Pisang UMKM