Perhitungan Premi Asuransi Perjalanan Pandemi Covid-19 Menggunakan Model Epidemiologi SVEIāRD di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika penyebaran COVID-19 menggunakan model epidemiologi SVEI_2RD serta menentukan premi tunggal bersih asuransi perjalanan pandemi. Model SVEI_2RD membagi populasi ke dalam tujuh kompartemen, yaitu rentan \left(S\right), tervaksin \left(V\right), terpapar \left(E\right), terinfeksi ringan \left(I_1\right), terinfeksi berat \left(I_2\right), sembuh \left(R\right), dan meninggal \left(D\right). Estimasi parameter dilakukan menggunakan metode Maximum Likelihood Estimation (MLE) dengan optimasi fungsi log-likelihood menggunakan metode Nelder-Mead Simplex, sedangkan simulasi numerik dilakukan dengan metode Runge-Kutta orde 4 (RK4) selama 60 hari. Hasil estimasi menunjukkan bahwa laju penularan individu dengan gejala ringan lebih tinggi dibandingkan individu dengan gejala berat, dengan nilai \beta_1=0,3485 dan \beta_2=0,2928. Nilai bilangan reproduksi dasar yang diperoleh sebesar R_0=2,7632, yang menunjukkan bahwa penyakit masih berpotensi menyebar dalam populasi. Hasil simulasi menunjukkan adanya penurunan signifikan pada kompartemen rentan serta peningkatan pada kompartemen tervaksin, infeksi, pemulihan, dan kematian. Berdasarkan hasil simulasi tersebut, dilakukan perhitungan premi tunggal bersih asuransi perjalanan pandemi menggunakan pendekatan diskrit berdasarkan akumulasi jumlah individu pada setiap kompartemen. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa premi tunggal bersih yang diperoleh sebesar Rp. 916.705,61 per individu untuk masa pertanggungan 60 hari. Nilai premi ini dipengaruhi secara signifikan oleh jumlah kasus infeksi, khususnya pada kompartemen infeksi ringan dan berat.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606230221
Keyword
COVID-19 Metode Runge-kutta Orde 4 Model SVEI2RD Asuransi Perjalanan Premi Asuransi Perjalanan