(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Gap Pembangunan Fasilitas Infrastruktur Toilet Dengan Willingnes To Pay (WTP) Rumah Tangga Kota Bandar Lampung (Studi Kasus : Kelurahan Gunung Sulah dan Kelapa Tiga)


View/Open

Author
SAFITRI,

Date Published
24 Jun 2026

Advisor
Nabila Putriyandri Alifa, S.T., M.Sc.,
Mia Erpinda, S.T., M.Si.,

Subject
Teknik Lingkungan

Publisher


Sanitasi di Indonesia masih menjadi tantangan signifikan, terutama di wilayah perkotaan yang mengalami peningkatan jumlah penduduk. Meskipun akses sanitasi layak nasional mencapai 82,93% pada tahun 2024, di Provinsi Lampung masih terdapat rumah tangga yang belum memiliki fasilitas sanitasi memadai, khususnya di kawasan padat penduduk seperti Kecamatan Way Halim dan Tanjung Karang Pusat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat Willingness to Pay (WTP) masyarakat serta mengidentifikasi kesenjangan antara kebutuhan biaya dan kemampuan masyarakat dalam peningkatan fasilitas sanitasi. Metode yang digunakan adalah Contingent Valuation Method (CVM) melalui pendekatan double-bounded dichotomous choice dengan analisis regresi logistik. Nilai NPV diperoleh sebesar Rp8.280.000 untuk toilet dan Rp4.710.000 untuk tangki septik, sedangkan nilai EWTP masyarakat sebesar Rp4.725.000 untuk toilet dan Rp2.637.000 untuk tangki septik. Perbandingan keduanya menunjukkan kesenjangan negatif sebesar Rp3.686.000 pada toilet dan Rp2.719.000 pada tangki septik, mengindikasikan bahwa kesediaan membayar masyarakat belum mencukupi total biaya pembangunan. Hasil regresi logistik ordinal menunjukkan bahwa variabel pendapatan merupakan satu-satunya faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kesediaan membayar pada fasilitas toilet, sedangkan pada fasilitas tangki septik seluruh variabel tidak terbukti signifikan secara statistik.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606230216

Keyword
Sanitasi RAB WTP NPV Gap Analisis