PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI MEGATHRUST MENGGUNAKAN METODE NETWORK ANALYSIS (STUDI KASUS: PANTAI KALIANDA)
Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana tsunami, khususnya pada wilayah pesisir yang berada di zona megathrust. Kecamatan Kalianda di Kabupaten Lampung Selatan merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi terdampak tsunami akibat aktivitas tektonik di Selat Sunda. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan jalur evakuasi yang efektif dan efisien guna meminimalkan risiko korban jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi jaringan jalan serta memodelkan jalur evakuasi tsunami yang optimal di Kecamatan Kalianda dengan menggunakan metode Network Analysis berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui perangkat lunak ArcGIS. Data yang digunakan meliputi data jaringan jalan, data topografi, serta peta ancaman tsunami yang digunakan untuk menentukan titik awal evakuasi dan lokasi tujuan berupa Tempat Evakuasi Sementara (TES). Hasil analisis menunjukkan bahwa jaringan jalan di wilayah studi didominasi oleh jalan lokal dengan kapasitas terbatas dan keterhubungan yang tidak langsung terhadap jalan utama,. Namun demikian, hasil pemodelan jalur evakuasi menggunakan metode Closest Facility menunjukkan bahwa jalur yang dihasilkan lebih optimal dibandingkan jalur eksisting. Selain itu, hasil analisis service area menunjukkan bahwa seluruh wilayah permukiman telah berada dalam jangkauan pelayanan tempat evakuasi. Dengan diperoleh sebanyak 13 rute jalur evakuasi yang menghubungkan titik-titik berisiko dengan 7 lokasi TES.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606230210
Keyword
tsunami jalur evakuasi network analysis closest facility service area