Analisis Gap Pembangunan Fasilitas Infrastruktur Toilet Dengan Willingness To Pay (WTP) Pada Rumah Tangga di Kota Bandar Lampung (Studi Kasus : Kelurahan Way Laga, Bumi Raya dan Pesawahan)
Permasalahan sanitasi di kawasan permukiman kumuh Kota Bandar Lampung masih ditandai oleh rendahnya kepemilikan fasilitas toilet dan tangki septik yang layak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis NPV, CVM dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya pembangunan dan pengelolaan toilet mencapai Rp8.280.000, sedangkan pembangunan dan pengelolaan tangki septik sebesar Rp4.710.000. Sedangkan nilai EWTP masyarakat sebesar Rp4.307.000 untuk toilet dan Rp2.248.000 untuk tangki septik. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesediaan masyarakat untuk membayar meliputi jenis kelamin, jumlah anggota keluarga, pendapatan dan pembuangan akhir tinja. Terdapat kesenjangan antara pembiayaan berupa gap negatif sebesar Rp3.973.000 pada toilet dan Rp2.462.000 pada tangki septik. Hasil ini menunjukkan bahwa kemampuan membayar masyarakat masih lebih rendah dibandingkan dengan kebutuhan biaya penyediaan fasilitas sanitasi.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606230169
Keyword
Sanitasi Toilet Tangki septik Kawasan kumuh WTP CVM Regresi logistik