Redesain Ruang Terbuka Hijau Imam Bonjol sebagai Ruang Rekreasi Berbasis Budaya Minangkabau di Kota Padang
Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol merupakan salah satu ruang publik di Kota Padang yang berfungsi sebagai sarana rekreasi, olahraga, dan interaksi sosial masyarakat. Namun, pemanfaatannya belum optimal akibat keterbatasan fasilitas, kurangnya perawatan, rendahnya tingkat keamanan, serta belum kuatnya identitas budaya lokal pada kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting RTH Imam Bonjol berdasarkan aspek fisik, biologi, dan sosial budaya serta menyusun rekomendasi desain berbasis budaya Minangkabau. Metode yang digunakan mengacu pada LaGro (2008) dan Gold (1980) yang dimodifikasi melalui tahapan inventarisasi, analisis, sintesis, konseptual perancangan, dan pengembangan desain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan memiliki potensi sebagai ruang rekreasi perkotaan yang representatif, namun memerlukan peningkatan fasilitas, kenyamanan, keamanan, dan penguatan identitas budaya. Rekomendasi desain diwujudkan melalui konsep Laman Basamo yang mengangkat nilai kebersamaan masyarakat Minangkabau melalui pembagian ruang menjadi empat zona utama, yaitu Paga Nagari, Laman Barumpun, Silek Alam, dan Laman Raso. Hasil perancangan diharapkan mampu meningkatkan kualitas fungsi rekreasi sekaligus memperkuat identitas budaya Minangkabau pada RTH Imam Bonjol Kota Padang.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606230154
Keyword
budaya minangkabau desain lanskap ruang terbuka hijau ruang terbuka publik taman imam bonjol