(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Pemetaan Potensi Wilayah Bahaya Banjir Bandang Menggunakan Metode Flash Flood Potential Index (FFPI) Dengan Model Krudzlo Di Sub DAS Way Pampangan, Teluk Betung Selatan


View/Open

Author
TAKIZA,

Date Published
12 Jun 2026

Advisor
Sahid, M.Sc.,
Indri Rahmandhani Fitriana, S.T., M.Eng.,

Subject
Teknik Sipil

Publisher


Banjir bandang dicirikan oleh peningkatan muka air dalam waktu singkat serta memiliki daya rusak yang tinggi. Potensi terjadinya banjir bandang dapat diidentifikasi melalui karakteristik fisiografis wilayah, seperti kemiringan lereng, penggunaan lahan, kerapatan vegetasi, dan tekstur tanah, sehingga metode Flash Flood Potential Index (FFPI) model Krudzlo dapat digunakan untuk memetakan tingkat potensi bahaya banjir bandang secara spasial. Penelitian ini bertujuan memetakan potensi bahaya banjir bandang di Sub DAS Way Pampangan menggunakan metode FFPI model Krudzlo berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan 4 parameter, yaitu kemiringan lereng, tekstur tanah, penggunaan lahan, dan kerapatan vegetasi. Hasil pemodelan kemudian dikomparasikan dengan kondisi aktual berdasarkan data historis kejadian banjir yang diverifikasi melalui survei lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sub DAS Way Pampangan dengan luas 5.848 Ha terdiri atas 54 wilayah Sub DAS yang terbagi menjadi dua kelas potensi bahaya, yaitu kelas rendah sebanyak 29 wilayah Sub DAS (61,70%) dan kelas sedang sebanyak 25 wilayah Sub DAS (35,30%). Selain itu, hasil uji komparasi menunjukkan kesesuaian antara hasil pemodelan dan kondisi aktual pada 8 titik lokasi, sedangkan 10 titik lainnya menunjukkan potensi bahaya sedang meskipun belum memiliki riwayat kejadian banjir bandang.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606230143

Keyword
Banjir Bandang Flash Flood Potential Index (FFPI) Model Krudzlo Sistem Informasi Geografis (SIG) Sub DAS Way Pampangan