(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

SKRINING AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK Eucheuma cottonii, Eucheuma spinosum DAN Sargassum polycystum DARI PANTAI ONARIA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN


Resistensi antibiotik menjadi masalah kesehatan global yang mendorong pencarian sumber antibakteri alternatif dari bahan alam, salah satunya rumput laut. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan metabolit sekunder dan aktivitas antibakteri ekstrak Eucheuma cottonii, Eucheuma spinosum, dan Sargassum polycystum yang berasal dari Pantai Onaria, Lampung Selatan terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Kadar air ditentukan dengan metode gravimetri, ekstraksi dilakukan secara maserasi menggunakan pelarut metanol, etil asetat, dan n-heksana, identifikasi metabolit sekunder dilakukan melalui uji fitokimia, serta aktivitas antibakteri diuji dengan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan kadar air E. cottonii, E. spinosum, dan S. polycystum berturut-turut sebesar 86,93 ± 0,3%; 86,93 ± 1,3%; dan 86,66 ± 1,9% (b/b). Rendemen tertinggi diperoleh pada ekstrak metanol S. polycystum sebesar 6,74% (b/b), diikuti E. cottonii sebesar 3,54% (b/b) dan E. spinosum sebesar 1,94% (b/b). Uji fitokimia menunjukkan adanya alkaloid, flavonoid, fenolik, steroid, terpenoid, tanin, dan saponin. Seluruh ekstrak menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap kedua bakteri uji, dengan aktivitas tertinggi pada ekstrak n-heksana E. cottonii terhadap E. coli sebesar 18,1 ± 2,2 mm dan terhadap S. aureus sebesar 14,8 ± 4,0 mm yang termasuk kategori kuat.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606230137

Keyword
rumput laut metabolit sekunder antibakteri uji fitokimia difusi cakram