Perancangan Pusat Edukasi Kopi di Tanggamus dengan Pendekatan Naratif Berbasis Keterhubungan Objek dan Pengalaman Multisensory.
Kabupaten Tanggamus merupakan salah satu daerah penghasil kopi robusta terbesar di Provinsi Lampung yang memiliki potensi besar dalam sektor perkebunan dan pariwisata. Namun, potensi tersebut belum didukung oleh fasilitas yang mampu mengintegrasikan kegiatan edukasi, rekreasi, dan promosi kopi dalam satu kawasan yang terpadu. Kondisi ini menyebabkan masyarakat maupun wisatawan belum memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai proses kopi dari hulu hingga hilir serta nilai budaya dan ekonomi yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, diperlukan sebuah wadah yang mampu memperkenalkan kopi tidak hanya sebagai komoditas perkebunan, tetapi juga sebagai identitas lokal Kabupaten Tanggamus. Perancangan ini bertujuan merancang Pusat Edukasi Kopi di Tanggamus sebagai sarana pembelajaran dan rekreasi yang mampu memberikan pemahaman mengenai proses kopi secara interaktif dan berkelanjutan. Lingkup perancangan meliputi kawasan edukasi kopi yang terdiri atas area kebun edukasi, area pengolahan dan penyangraian, area komersial, galeri, workshop, serta fasilitas pendukung lainnya. Pendekatan Arsitektur Naratif diterapkan melalui penyusunan urutan ruang yang mengikuti alur perjalanan kopi dari proses budidaya, pengolahan, hingga konsumsi. Sementara itu, pendekatan multisensori diterapkan dengan menghadirkan pengalaman ruang yang melibatkan berbagai indra.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606230131
Keyword
Edukasi kopi Tanggamus Wisata edukasi Narasi ruang Arsitektur