(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Dinamika Interaksi Cold Surge, Borneo Vortex, dan Madden-Julian Oscillation Terhadap Curah Hujan di Indonesia Bagian Barat Selama Musim Dingin Asia


Selama musim dingin Asia (November–Maret), Indonesia bagian barat mengalami variabilitas curah hujan signifikan akibat fenomena Cold Surge (CS), Borneo Vortex (BV), dan Madden–Julian Oscillation (MJO). Penelitian ini menganalisis dinamika interaksi CS, BV, dan MJO serta dampaknya terhadap curah hujan di Indonesia bagian barat menggunakan metode analisis komposit, dengan mengklasifikasikan kondisi atmosfer ke dalam delapan kombinasi berdasarkan status aktif masing-masing fenomena. Data yang digunakan meliputi reanalisis ERA5, indeks RMM (Bureau of Meteorology Australia), OLR (NOAA), dan curah hujan GSMaP Gauge-calibrated periode 2000–2022. Hasil menunjukkan BV memusatkan konveksi di Selat Karimata dan pesisir barat Kalimantan melalui sirkulasi sikloniknya, sedangkan CS mengkonsentrasikan konvergensi di pesisir timur Sumatera dan Semenanjung Malaya kemungkinan akibat pengangkatan topografis. MJO memodulasi skala besar yang memperluas cakupan konveksi secara regional. Saat CS dan BV aktif bersamaan, Convective Available Potential Energy (CAPE) dan Convective Inhibition (CIN) meningkat, mengindikasikan dominasi pengangkatan dinamis dan mekanis, tercermin dari peningkatan Vertically Integrated Moisture Flux Convergence (VIMFC). Anomali curah hujan meningkat sistematis dari sekitar +4 mm/hari pada fenomena individual hingga +12 mm/hari saat ketiganya aktif simultan, dengan cakupan terluas meliputi pesisir barat Sumatera utara, Selat Malaka, Selat Karimata, dan Kalimantan barat.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606230113

Keyword
Cold Surge Borneo Vortex Madden-Julian Oscillation Gsmap Curah Hujan Dinamika Atmosfer