Kajian Sistematis Pengaruh Metode Pengeringan Terhadap Karakteristik Tepung Kulit Pisang dan Potensi Aplikasinya Pada Produk Pangan
Kulit pisang merupakan limbah agroindustri yang melimpah dengan potensi tinggi sebagai bahan makanan fungsional karena kandungan serat makanan, pati resisten, dan senyawa bioaktifnya yang kaya. Pengolahan kulit pisang menjadi tepung merupakan strategi yang menjanjikan untuk mengurangi limbah organik sekaligus meningkatkan nilai produk makanan olahan. Studi ini bertujuan untuk secara sistematis memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pengaruh metode pengeringan terhadap mutu tepung kulit pisang dan gambaran terkait potensi aplikasinya dalam produk pangan. Dengan menggunakan kerangka kerja PRISMA, literatur yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2025 diidentifikasi, disaring, dan diinklusi, sehingga didapatkan literatur yang lolos PRISMA berjumlah 26. Hasil kajian sistematis menunjukan bahwa metode pengeringan memberikan pengaruh terhadap mutu tepung kulit pisang. Metode freeze drying unggul dalam mempertahankan warna, microwave drying dapat mempertahankan senyawa bioaktif dan mempercepat proses pengeringan. Adapun metode hot air drying atau oven drying lebih praktis bagi skala industri maupun UMKM. Secara keseluruhan, pemilihan metode pengeringan bergantung pada tujuan penggunaan tepung kulit pisang. Berdasarkan hasil kajian sistematis, tepung kulit pisang dapat diolah menjadi produk bakery seperti roti, cookies, cake, brownies, dan lainnya. Penambahan tepung kulit pisang dalam produk pangan mampu meningkatkan kandungan serat pangan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606230107
Keyword
Kajian Sistematis Karakteristik Tepung Metode Pengeringan Tepung Kulit Pisang