Analisis Spasial Faktor Risiko Hipertensi di Pulau Sumatera Menggunakan Mixed Geographically Weighted Regression
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan keadaan ketika terjadi peningkatan tekanan darah yang melebih batas normal. Hipertensi merupakan penyakit yang memiliki julukan “the silent killer” karena penyakit ini tidak memberikan tanda dan gejala yang nyata bagi penderitanya. Prevalensi hipertensi di Indonesia mengalami kenaikan berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 yang diikuti dengan keberagaman pola prevalensi hipertensi di setiap wilayahnya, termasuk di Sumatera. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan faktor-faktor risiko yang memengaruhi kejadian hipertensi di 154 kabupaten/kota di Pulau Sumatera. Metode yang digunakan adalah Mixed Geographically Weighted Regression (MGWR) yang mampu mengakomodasi pengaruh variabel secara global maupun lokal secara bersamaan. Hasil menunjukkan variabel obesitas, lansia, konsumsi makanan asin bersifat lokal. Sementara, tingkat pendidikan rendah, konsumsi makanan berlemak, aktivitas fisik rendah, dan jenis kelamin bersifat global. Melalui 154 model yang diperoleh, terbentuk empat kelompok wilayah berdasarkan variabel yang signifikan memengaruhinya, dengan variabel lokal yang dominan memengaruhi 94 wilayah adalah obesitas dan variabel global berupa konsumsi makanan berlemak.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606230103
Keyword
Hipertensi Mixed GWR Spasial Sumatera