Hubungan Rasionalitas Antibiotik Empiris Terhadap Luaran Klinis Pasien Community Acquired Pneumonia (CAP) di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit X Bandar Lampung
Community-Acquired Pneumonia (CAP) merupakan peradangan akut di alveoli yang disebabkan oleh patogen dari lingkungan masyarakat. Pengobatan CAP dengan antibiotik empiris secara rasional dapat digunakan untuk menunjang hasil luaran klinis pasien CAP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran rasionalitas penggunaan antibiotik empiris, gambaran luaran klinis, dan menganalisis hubungan rasionalitas dengan luaran klinis pasien CAP di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit X Bandar Lampung. Penelitian ini bersifat observasional dengan desain cross sectional dan pengambilan data dilakukan secara retrospektif terhadap 79 rekam medik pasien. Penilaian rasionalitas menggunakan metode Gyssens dan luaran klinis dinilai berdasarkan penilaian dokter yang didukung data tanda-tanda vital pasien. Hasil evaluasi rasionalitas menunjukkan sebanyak 53 pasien (67,1%) mendapatkan antibiotik rasional dan 26 pasien (32,9%) mendapatkan antibiotik tidak rasional. Hasil luaran klinis menunjukkan sebanyak 76 pasien (96,2%) membaik dan 3 pasien (3,8%) tidak membaik. Hasil analisis statistik menggunakan uji Fisher exact test menunjukkan terdapat hubungan antara rasionalitas penggunaan antibiotik empiris dengan luaran klinis pasien CAP dengan nilai P=0,033 (p<0,05). Maka diperlukan penggunaan atibiotik empiris secara rasional untuk meningkatkan luaran klinis pasien CAP.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606230089
Keyword
Community Acquired Pneumonia (CAP), antibiotik emp