Analisis Potensi Carbon Sequestration Vegetasi Pohon Langka Dan Pohon Buah Terhadap Penurunan Emisi Akibat Aktivitas Industri
Peningkatan emisi karbon dioksida (CO₂) akibat aktivitas industri mendorong perlunya strategi mitigasi melalui pengelolaan ruang hijau sebagai penyerap dan penyimpanan karbon (carbon sequestration). Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi carbon sequestration vegetasi pohon langka dan pohon buah di area konservasi PT X, menghitung nilai ekonomi karbon yang dihasilkan, serta mengkaji kontribusinya terhadap penurunan emisi karbon industri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui pengukuran diameter batang setinggi dada (diameter at breast height/DBH) pada seluruh pohon di area konservasi seluas ±1,5 ha. Identifikasi pohon menggunakan aplikasi PlanNet. Biomassa dihitung menggunakan persamaan alometrik hutan tropis basah dan dikonversi menjadi karbon tersimpan serta serapan CO₂-eq menggunakan faktor 0,46 dan 3,67. Emisi industri dianalisis berdasarkan emisi langsung (Scope 1) dan emisi tidak langsung (Scope 2) menggunakan pendekatan Tier 1 dan 2 mengacu pada 2006 IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories Volume 2: Energy. Hasil penelitian menunjukkan total biomassa vegetasi sebesar 263,76 ton, karbon tersimpan sebesar 121,33 ton, dan potensi serapan CO₂-eq sebesar 444,87 ton. Kontribusi terbesar berasal dari pohon buah sebesar 254,78 ton dan pohon langka sebesar 169,68 ton. Potensi nilai ekonomi karbon mencapai USD2.464,58 atau sekitar Rp42.637.326,84. Sementara itu, total emisi gas rumah kaca dari aktivitas industri PT X mencapai 806.397,91 ton CO₂-eq per tahun, sehingga vegetasi area konservasi berkontribusi terhadap mitigasi emisi sebesar 0,06%.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606230030
Keyword
Carbon sequestration Biomassa Valuasi ekonomi karbon Emisi industri