Potensi Efek Kardioprotektif Ekstrak Etanol Spons Biru (Haliclona caerulea) Pada Tikus Wistar Jantan Yang Diinduksi Isoproterenol Dengan Parameter LDH
Penyakit kardiovaskular merupakan penyakit yang memiliki tingkat
kematian yang tinggi, salah satunya infark miokard. Infark miokard
merupakan suatu kondisi yang ditandai oleh kerusakan jaringan
miokard akibat stres oksidatif yang menyebabkan peningkatan kadar
biomarker jantung, salah satunya lactate dehydrogenase (LDH). Spons
biru (Haliclona caerulea) merupakan natural produk yang diketahui
mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antioksidan dan
kardioprotektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
ekstrak etanol spons biru terhadap kadar LDH serum serta menentukan
dosis efektifnya pada tikus wistar jantan yang diinduksi isoproterenol.
Penelitian ini menggunakan 18 ekor tikus wistar jantan dengan metode
rancangan post-test only control group design yang dibagi menjadi
enam kelompok yaitu, kelompok normal, kontrol negatif, kontrol
positif, serta perlakuan ekstrak dosis 50, 75, dan 100 mg/kgBB. Ekstrak
diberikan selama 7 hari dan induksi isoproterenol pada hari ke-7 dan
ke-8 perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan kecenderungan
penurunan kadar LDH seiring peningkatan dosis ekstrak, kadar LDH
terendah ada pada kelompok uji 3 (dosis 100 mg/kgBB). Namun, tidak
terdapat perbedaan yang signifikan jika dibandingkan dengan kontrol
negatif (p > 0.05). Maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol spons
biru belum menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kadar LDH
serum dan belum diperoleh dosis efektif sebagai kardioprotektor.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606230017
Keyword
Haliclona caerulea kardioprotektif isoproterenol LDH infark miokard