Studi Aktivitas Analgesik Ekstrak Daun Cincau Hijau (Cyclea barbata) terhadap Mencit (Mus musculus) Galur ddY Jantan yang Diinduksi Asam Asetat
Nyeri merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi dan memerlukan terapi yang efektif dengan efek samping minimal. Penggunaan NSAID dalam jangka panjang diketahui berpotensi menimbulkan efek samping sehingga diperlukan alternatif analgesik dari bahan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas analgesik ekstrak etanol daun cincau hijau (Cyclea barbata) terhadap mencit (Mus musculus) galur ddY jantan yang diinduksi asam asetat 1 persen. Ekstrak etanol daun cincau hijau diperoleh menggunakan metode Ultrasonic-Assisted Extraction dengan pelarut etanol 70 persen dan rasio bahan terhadap pelarut 1 banding 10. Aktivitas analgesik diuji menggunakan metode writhing test pada mencit yang diinduksi asam asetat 1persen, dengan dosis ekstrak 7,5; 15; dan 30 mg/kgBB serta natrium diklofenak sebagai kontrol positif. Hasil ekstraksi menghasilkan rendemen sebesar 17,52 persen. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa kelompok ekstrak etanol daun cincau hijau pada seluruh dosis yang diuji berbeda signifikan dibandingkan kelompok kontrol negatif (p lebih kecil dari 0,001), serta terdapat hubungan negatif yang sangat kuat antara peningkatan dosis ekstrak dengan jumlah geliat mencit (r sama dengan -0,946; p lebih kecil dari 0,001). Persentase proteksi nyeri yang diperoleh pada dosis 7,5; 15; dan 30 mg/kgBB berturut-turut sebesar 31,11 persen; 39,17 persen; dan 44,33 persen, sedangkan natrium diklofenak sebesar 71,16 persen. Kesimpulannya, ekstrak etanol daun cincau hijau (Cyclea barbata) menunjukkan aktivitas analgesik pada metode writhing test dan memperlihatkan peningkatan efek seiring dengan peningkatan dosis yang diberikan, meskipun efektivitasnya masih lebih rendah dibandingkan natrium diklofenak.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220271
Keyword
Analgesik Cyclea barbata Natrium Diklofenak Mencit ddY Writhing test