EVALUASI EFISIENSI DAN KETAHANAN PELABUHAN DALAM SISTEM LOGISTIK GLOBAL: STUDI KASUS INDONESIA
Indonesia sebagai negara kepulauan sangat bergantung pada kinerja
pelabuhan dalam sistem logistik nasionalnya, namun tingkat efisiensi
antar pelabuhan strategis masih bervariasi dan rentan terhadap
guncangan eksternal berskala global. Penelitian ini bertujuan mengukur
efisiensi teknis, mengevaluasi kestabilan model, menganalisis pengaruh
faktor eksternal, serta mengkaji dinamika efisiensi 24 pelabuhan
strategis di Indonesia selama periode 2015–2024 menggunakan Game
Cross-Efficiency Data Envelopment Analysis (DEA), sensitivity
analysis (Spearman dan Kendall Tau), regresi Tobit, Interrupted Time
Series (ITS), dan structural break analysis (xtbreak). Hasil DEA
menunjukkan variasi efisiensi yang mencolok antar pelabuhan skor
rata-rata tertinggi mencapai 0,81 pada Pelabuhan Balikpapan,
sementara Tanjung Emas yang memiliki infrastruktur jauh lebih besar
hanya memperoleh 0,03, mengindikasikan bahwa kapasitas fisik tidak
dengan sendirinya menjamin efisiensi operasional. Sensitivity analysis
menunjukkan model lebih sensitif terhadap variabel output, menjadikan
throughput kargo dan kunjungan kapal sebagai penentu utama kinerja
pelabuhan. Regresi Tobit mengungkapkan bahwa wilayah kepulauan
dan perdagangan internasional berpengaruh signifikan, sementara
pertumbuhan PDRB menunjukkan hubungan negatif karena tidak
selalu terhubung langsung dengan aktivitas logistik. Baik ITS maupun
structural break analysis tidak menemukan bukti statistik dampak
Covid-19, dan trajectory analysis menunjukkan efisiensi kumulatif
sebagian besar masih di bawah kondisi tahun dasar 2015. Hasil
penelitian menegaskan bahwa peningkatan efisiensi pelabuhan
memerlukan optimalisasi output operasional dan penguatan
konektivitas logistik, tidak hanya penambahan kapasitas fisik.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220254
Keyword
Efisiensi Pelabuhan Game Cross-Efficiency DEA Sensitivity Analysis Tobit Regression Interrupted Time Series Structural Break