PENGEMBANGAN APLIKASI EKSTRAPOLASI KURVA STATIC LOADING TEST UNTUK MEMPREDIKSI DAYA DUKUNG ULTIMIT TIANG FONDASI
Fondasi tiang bor banyak digunakan pada bangunan tinggi dan infrastruktur di Indonesia, dan daya dukung ultimitnya diverifikasi melalui Static Loading Test (SLT). SLT jarang dibebani hingga keruntuhan, sehingga daya dukung ultimit diestimasi menggunakan metode ekstrapolasi seperti Davisson, Chin, dan Mazurkiewicz yang menghasilkan nilai bervariasi. Penelitian ini mengembangkan program Pile Analysis berbasis Python dengan solver Finite Difference Method beam-spring, kurva T-Z Kraft Hyperbolic, Q-Z FHWA, dan simulasi siklik Extended Masing Rule sebagai benchmark numerik terkalibrasi. Program dikalibrasi terhadap sepuluh dataset SLT dari enam kota di Indonesia. Kurva monotonik tereproduksi baik pada sembilan dataset, dengan Batam sebagai pengecualian (NRMSE 35,33%), sedangkan simulasi siklik mereproduksi loop histeresis dengan perbaikan RMSE dua sampai empat kali lipat. Daya dukung ultimit hasil simulasi berkisar 3.838,9 sampai 16.848,4 kN, didominasi tahanan selimut 61,8% sampai 84,2% pada sembilan tiang, sedangkan tiang Batam didominasi tahanan ujung 80,7%. Metode Mazurkiewicz paling konsisten dengan program (rasio Qu 0,81 sampai 1,24, delapan dataset pada 0,84 sampai 1,04), sementara Davisson dan Chin menyimpang lebih jauh pada tiang dengan rasio penurunan terhadap diameter yang kecil karena keduanya bekerja secara ekstrapolasi geometris.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220249
Keyword
tiang bor Static Loading Test ekstrapolasi Finite Difference Method daya dukung ultimit Extended Masing Rule