Penambatan Molekul dan Prediksi Toksisitas beberapa Senyawa pada Tanaman Komprei (Symphytum officinale) terhadap Enzim Cyclooxygenase-2 sebagai Anti-Inflamasi
Inflamasi merupakan respons sistem imun bawaan yang terjadi setelah jaringan mengalami cedera. Pengobatan untuk mengatasi inflamasi yang umum digunakan adalah NSAIDs. NSAIDs memiliki toksisitas terhadap kardiovaskular yaitu dapat mengakibatkan aritmia dan peningkatan frekuensi infark miokard, sehingga perlu dilakukan pengembangan obat alternatif yang memiliki toksisitas lebih rendah dibandingkan NSAIDs komersial. Tanaman komprei merupakan tanaman yang memiliki aktivitas farmakologis dan telah digunakan sebagai analgesik dan antiinflamasi secara empiris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi senyawa bioaktif tanaman komprei sebagai obat antiinflamasi serta afinitas dan selektivitasnya terhadap 5KIR. Protein target didapatkan dari RSCB PDB, sedangkan struktur senyawa uji diunduh dari PubChem. Pemenuhan uji lipinski’s rule of five dilakukan menggunakan SwissADME. Prediksi toksisitas dilakukan menggunakan pkCSM. Senyawa uji yang memenuhi kriteria dilanjutkan pada tahap penambatan molekul menggunakan AutoDock Tools, kemudian dilakukan visualisasi interaksi dengan Biovia Discovery Studio. Hasil prediksi toksisitas menunjukkan pada seluruh parameter toksisitas salvianolic acid tidak lebih toksik dibandingkan dengan rofecoxib sebagai ligan pembanding. Hasil penambatan molekul menunjukkan salvianolic acid memiliki energi ikatan bebas terendah (-11,51 kkal/mol), nilai yang lebih kecil dibandingkan dibandingkan ligan alami. Hasil visualisasi mengindikasikan kemiripan interaksi asam amino dengan ligan alami sebesar 66,6 persen dengan ikatan hidrogen yang lebih kuat. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa salvianolic acids diprediksi dapat menghambat enzim COX-2 dan berpotensi sebagai kandidat obat antiinflmasi baru.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220248
Keyword
Inflamasi 5KIR Penambatan molekul Komprei COX