Perancangan Lanskap Ekowisata pada kawasan Pesisir di Pantai Badak Limau Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus
Pantai Badak Limau memiliki potensi wisata pesisir yang didukung oleh bentang alam pantai, area muara, vegetasi pesisir, dan aktivitas masyarakat lokal yang dapat dikembangkan sebagai kawasan ekowisata. Namun, kondisi kawasan yang belum tertata berpotensi menurunkan kualitas lingkungan dan menyebabkan ketidakteraturan pemanfaatan ruang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan permasalahan tapak serta menyusun perancangan lanskap ekowisata pada kawasan pesisir Pantai Badak Limau, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Penelitian dilakukan pada tapak seluas 14,07 ha dengan metode kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, dan analisis data tapak. Hasil perancangan menunjukkan penerapan konsep lanskap ekowisata melalui pembagian ruang kawasan menjadi zona penerima seluas 35.000 m² (24%), zona rekreasi dan edukasi seluas 72.500 m² (51%), serta zona konservasi seluas 35.400 m² (25%). Perancangan kawasan menerapkan jalur pedestrian dan boardwalk mangrove, penataan vegetasi pesisir sebagai pelindung alami kawasan, serta penyediaan fasilitas wisata yang menyesuaikan karakter lanskap pesisir. Area sempadan pantai dan muara dirancang sebagai kawasan konservasi untuk menjaga kondisi ekologis kawasan. Perancangan ini diharapkan dapat menciptakan kawasan wisata pesisir yang tertata, berkelanjutan, serta tetap mempertahankan karakter alami Pantai Badak Limau.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220246
Keyword
ekowisata lanskap pesisir Pantai Badak Limau pariwisata berkelanjutan perancangan lanskap