Penanganan Arrogance of Space di Jalan Teuku Umar, Kota Bandar Lampung
Dominasi kendaraan bermotor dan okupasi ilegal pada ruang publik di koridor Jalan Teuku Umar, Kota Bandar Lampung, memicu terjadinya fenomena Arrogance of Space yang mengancam keselamatan serta kenyamanan pejalan kaki. Penelitian ini bertujuan merumuskan mitigasi arogansi ruang tersebut dengan mengimplementasikan konsep Complete Street guna merealokasi ruang jalan secara lebih adil, aman, dan humanis. Koridor amatan dibagi ke dalam tiga segmen kritis: Kawasan RS Advent & Pasar Koga, Area U-Turn Korem, dan Kawasan Zero Setback. Eksplorasi data primer bersumber dari observasi lapangan serta wawancara. Seluruh data kualitatif kemudian diolah menggunakan teknik Thematic Analysis dan divalidasi silang lewat metode Triangulasi Data guna menghasilkan draf sintesis perancangan yang kontekstual.
Hasil observasi menyingkap adanya degradasi fisik trotoar secara masif, di mana lebar efektif jalur pejalan kaki menyusut hingga tersisa 1,03–1,47 meter akibat hambatan samping berupa parkir liar, tiang utilitas, tumpukan material, dan aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL). Sebagai solusi taktis, studi ini merumuskan rekayasa ruang berbasis empat prinsip utama, yakni Continuous & Accessible Pathway, Protective & Calmed Environment, Green & Supportive Infrastructure, serta Integrated Zoning System. Langkah intervensi fisik mencakup pelebaran Pedestrian Clear Zone menjadi 1,7–2 meter, penyediaan koridor amenitas hijau selebar 1,5 meter sebagai peredam kebisingan dan emisi, serta penempatan fasilitas Pelican Crossing untuk mengendalikan kecepatan lalu lintas (traffic calming). Pada area dengan karakteristik zero setback, diterapkan rekayasa penyempitan lajur kendaraan, sedangkan aktivitas ekonomi informal diwadahi secara teratur melalui koridor vending zone resmi bersyarat. Penataan komprehensif ini sukses mengembalikan kedaulatan ruang bagi sirkulasi manusia tanpa mengorbankan dinamika ekonomi lokal koridor.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220227
Keyword
Arrogance of Space Complete Street Pejalan Kaki Perancangan Koridor Jalan Bandar Lampung