(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

PERFORMA BIOCHAR KULIT BIJI BUNGA MATAHARI SEBAGAI ADSORBEN DALAM MEREMEDIASI AIR ASAM TAMBANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERMEABLE REACTIVE BARRIER


View/Open

Author
RIDO APRIL, RIYAN

Date Published
23 Jun 2026

Advisor
Yudha Gusti Wibowo, S.T., M.Si.,

Subject
Teknik Pertambangan

Publisher


Penelitian ini mengevaluasi kinerja biochar kulit biji bunga matahari dan biochar teraktivasi NaOH dalam sistem Permeable Reactive Barrier (PRB) aliran kontinu untuk mengolah air asam tambang (AAT). Biochar mampu menurunkan Fe sebesar 88 persen dan Mn sebesar 99,4 persen pada jam ke-1, serta menaikkan pH dari 3,46 menjadi 5,2-6,0. Sebaliknya, biochar aktivasi hanya mencapai efisiensi Fe 8,5 persen dan pH 4.5. Uji BET menunjukkan biochar aktivasi memiliki luas permukaan 100 kali lebih besar (820,30 m²/g) dibanding biochar (8,30 m²/g), namun diameter pori biochar aktivasi lebih sempit (10,61 Å vs 17,63 Å). XRF membuktikan biochar mengadsorpsi Fe 2.191 ppm dan Mn 3.031 ppm, sementara biochar aktivasi hanya 507 ppm dan 737 ppm. Analisis XRD menunjukkan puncak kalsit pada 2θ = 28,3° hilang setelah adsorpsi pada biochar, mengonfirmasi perannya dalam netralisasi asam, sementara biochar aktivasi memiliki struktur amorf. Hasil SEM menunjukkan biochar aktivasi memiliki morfologi lebih berpori seperti sarang lebah (honeycomb) dan lebih bersih dibanding biochar, namun pori mikro yang terbentuk menyebabkan hambatan difusi. Pemodelan kinetika menunjukkan model Thomas dan Yoon Nelson fit untuk biochar (R²=0,9903; τ=8,17 jam), sedangkan biochar aktivasi hanya fit dengan Adams-Bohart (R²=0,8886). Penelitian ini menyimpulkan bahwa biochar lebih efektif untuk aplikasi PRB jangka pendek, sementara aktivasi NaOH justru menurunkan kinerja adsorpsi akibat penyempitan pori dan hilangnya mineral aktif kalsit.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220210

Keyword
Biochar Air Asam Tambang PRB Adsorpsi Desorpsi