(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Eliksir Ekstrak Daun Bakau Merah (Rhizophora Stylosa) Dan Uji Aktivitas Antidiabetes Secara In Vivo Pada Mencit (Mus Musculus) Galur ddY Jantan


Diabetes melitus adalah gangguan metabolik yang memerlukan penanganan jangka panjang melalui perubahan gaya hidup dan terapi obat. Meningkatnya minat masyarakat terhadap pengobatan herbal mendorong pemanfaatan tanaman sebagai alternatif terapi antidiabetes. Salah satu tanaman yang memiliki potensi tersebut adalah R. stylosa atau bakau merah yang diketahui mengandung flavonoid dan tanin dengan aktivitas penurun glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik fisikokimia, stabilitas, serta aktivitas antidiabetes sediaan eliksir ekstrak R. stylosa. Ekstrak diformulasikan ke dalam empat formula, yaitu F0 (tanpa ekstrak), F1 (240 mg/kgBB), F2 (360 mg/kgBB), dan F3 (480 mg/kgBB). Pengujian fisikokimia meliputi organoleptis, homogenitas, pH, bobot jenis, dan viskositas. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh formula memiliki warna kuning kecoklatan, rasa manis, aroma khas, dan homogen. Nilai pH berada pada rentang 5,04–6,62 dengan bobot jenis rata-rata 1,068-1,085 g/mL dan viskositas 1,15–1,79 cps. Metode aktivitas antidiabetes dilakukan menggunakan mencit yang diinduksi aloksan dosis 150 mg/kgBB. Hewan uji dibagi menjadi kelompok normal, kontrol negatif, kontrol positif glibenklamid, serta kelompok perlakuan P0 (tanpa ekstrak), P1 (240 mg/kgBB), P2 (360 mg/kgBB), dan P3 (480 mg/kgBB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis 480 mg/kgBB (P3) mampu menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan (p<0,05) hingga mendekati kondisi normal dengan efektivitas yang sebanding dengan glibenklamid. Kata kunci

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220189

Keyword
antidiabetes dosis eliksir formulasi stabilitas